Kamis, 08 Oktober 2020

Sumber Daya Alam Dan Pengelolaanya Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik

 

Sumber Daya Alam Dan Pengelolaanya Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik

            Bumi merupakan planet yang indah dengan berbagai makhluk hidup yang mewarnainya. Dari berbagai makhluk hidup mulai dari manusia hingga tumbuhan dan hewan, manusia adalah makhluk hidup yang paling mendominasi dengan berbagai kebutuhannya. Tentu, ini adalah sebuah fakta yang tidak dapat kita sangkal sebagai makhluk hidup yang disebut “manusia”. Namun, hingga sampai saat ini bumi telah menunjukkan kemampuannya untuk memberikan kehidupan bagi makhluk penghuninya. Hal ini tidak lepas dari terdapatnya sumber daya alam yang banyak dan berlimpah serta dapat digunakan manusia untuk memenuhi keperluan hidupnya. Akan tetapi kita sebagai manusia perlu mencermati dengan baik dan bertindak sangat bijaksana . Mengapa demikian ? Alasanya adalah dari sekian banyak sumber daya alam yang tersedia di bumi ini, dapat dikelompokkan menjadi beberapa golongan menurut sifatnya yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Berhubungan dengan sifat sumber daya alam tersebut, Kita perlu mencermati sifat sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui karena pada kenyataannya walaupun kata “tidak dapat diperbarui merupakan kata peringatan untuk manusia. Tetap saja kita sebagai manusia terus mengambil dan terus memanfaatkannya secara berlebihan.

            Lalu bagaimana supaya Sumber Daya Alam dapat bermanfaat bagi masyarakat? Pemanfaatan sumber daya alam artinya adalah menggunakan atau mengambil manfaat dari sumber daya alam yang ada untuk kepentingan manusia. Menurut Wardiyatmoko ; Pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh merusak ekosistem secara efisien dan memikirkan kelanjutan sumber daya alam itu.

1.        Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui ialah kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan terus-menerus karena dapat tersedia kembali.

a.       Sungai

Kegiatan pemanfaatan sungai yang berlangsung selama ini sebagian besar masih dilakukan dengan cara yang kurang memperhatikan kelestarian dan kepentingan umum. Hal ini ditandai dengan kondisi-kondisi yang salah satunya ialah hilangnya sebagian besar tumbuhan penutup di daerah aliran sungai bagian hulu, sehingga memengaruhi daya resap lahan dan meningkatkan erosi. Menurut Puslit Sumber daya Air sungai sebagai sumber air yang mempunyai sejumlah potensi yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan manusia, Manfaat sungai sebagai sumber air di antaranya adalah :

1)      Sebagai sumber penghidupan dan kehidupan, air dibutuhkan manusia. Oleh karena itu, tumbuhlah pemukiman di sekitar sungai.

2)      Sungai juga dapat dijadikan sarana transportasiuntuk mendukung mobilitas manusia.

3)      Sungai berfungsi sebagai sumber protein hewani yang hidup di dalamnya, seperti ikan.

4)      Sungai berfungsi untuk mengairi pertanian (irigasi).

 

b.      Laut

Laut merupakan sumberdaya air yang apabila dimanfaatkan dan dikelola secara maksimal, akan memberikan keuntungan dalam jumlah yang sangat besar. Manfaat laut bagi kepentingan manusia, yaitu :

1.      Sebagai rumput laut untuk bahan makanan, obat-obatan, dan bahan kosmetik.

2.      Tempat objek wisata bahari.

3.      Sumber protein hewani, seperti ikan laut, kerang.

4.      Sebagai transportasi antarpulau.

5.      Gelombang dan arusnya dapat didayagunakanuntuk tenaga listrik.

 

c.       Hewan

Manusia tidak dapat bertahan hidup seorang diri. Dalam upayanya memenuhi kehidupan sehari-hari manusia akan memanfaatkan makhluk lain, salah satunya ialah hewan. Manfaat hewan bagi kebutuhan manusia ialah :

1.      Sebagai Penghasil Bahan Pangan

2.      Sebagai Bahan untuk Obat-obatan

3.      Untuk Diambil Tenaganya

4.      Digunakan sebagai Bahan Kerajinan

 

2.        Pemanfaatan  Sumber Daya Alam yang tidak dapat Diperbarui.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui ialah sumber daya alam yang dapat habis. Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah bahan tambang. Jika bahan tambang yang tersedia habis, kita tidak bisa memproduksinya lagi. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui ialah sumber daya alam yang dapat habis. Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah bahan tambang. Jika bahan tambang yang tersedia habis, kita tidak bisa memproduksinya lagi.

a.      Barang Tambang Logam

Barang tambang logam, antara lain besi, emas, perak, timah, tembaga, bauksit, nikel, dan mangan.

b.      Barang Tambang Bukan Logam

Barang-barang tambang bukan logam, antara lain minyak bumi, gas alam, dan batu bara.

c.       Barang Tambang Mineral

Mineral termasuk barang tambang bukan logam. Di antaranya batu kapur, yodium, kalsit, asbes, dan belerang.

Prinsip utama pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah menjaga keseimbangan antara produksi dengan proteksi, yaitu pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhatikan pelestariannya. Usaha untuk memaksimalkan hasil bila tidak dilandasi pandangan jauh ke depan tentang kemungkinan kerusakan lingkungan akan menyebabkan bencana. Tindakan tersebut akan memberikan dampak negatif yang akhirnya akan merugikan lingkungan fisik maupun lingkungan manusia itu sendiri. Usaha- usaha pengelolaan sumber daya alam antara lain sebagai berikut.

1.      Selektif, yaitu memilih, menggunakan, dan mengusahakan sumber daya alam dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan keberlangsungan kehidupan.

2.      Menjaga kelestarian. Untuk memanfaatkan sumber daya alam diperlukan penggunaan yang bijak dan sesuai dengan kebutuhan. Kemajuan teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam.

3.      Perlunya penghematan sumber daya alam atau mengurangi bahaya eksploitasi besar-besaran terhadap pemakaian sumber daya alam agar tidak rusak dan punah.

4.      Perlunya upaya pembaharuan sumber daya alam hayati seperti reboisasi, mengembangbiakkan flora dan fauna secara modern, penanaman ladang secara bergilir, dan pengolahan tanah pertanian lahan basah dan lahan kering.

3.      Sumber Daya Di Indonesia

            Indonesia memang mempunyai sumber daya alam dan potensi enegi yang berlimpah, baik di dalam tanah atau di permukaan tanah. Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengembangkan energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, air dan sampah. Namun penggunaan energi terbarukan di Indonesia masih sangat rendah  untuk memenuhi kebutuhan utama dalam pengembangan tekhnologi kelistrikan, sehingga diperlukan peningkatan dalam kegiatan studi dan penelitian yang berkaitan dengan semua jenis sumber daya energi terbarukan secara menyeluruh.

            Potensi energi terbarukan di Indonesia memang bermacam-macam ,akan tetapi kendala muncul dari pemanfaatanya. Penyebabnya diantaranya adalah sumber daya manusia yang kurang ahli dalam bidang teknologi, dan terdapat kesenjangan geografis  juga menjadi masalah signifikan, karena beberapa sumber energi terbarukan seperti panas bumi, air, dan angin bisa berada di lokasi yang jauh dari penerima energi listrik, panas bumi di pegunungan, energi air di hulu sungai, dan energi angin di lepas pantai atau dataran tinggi. Pemanfaatan sumber daya tersebut dalam skala besar kemungkinan akan memerlukan investasi cukup besar dalam jaringan transmisi dan distribusi serta teknologi itu sendiri . Alasan yang lainya yaitu ketersediaan energi terbarukan di alam yang tidak selalu ada, beberapa dari mereka hanya ada sesekali dan tidak setiap saat (intermittent). Misal cahaya matahari yang hanya tersedia ketika siang hari, energi angin yang kekuatannya bervariasi setiap saat, energi air yang tak bisa dimanfaatkan ketika sungai kering, dan juga dalam membangun seperti sebuah PLTS juga memerlukan lahan yang luas untuk menempatkan panel surya. Hal ini pun menjadi kendala karena melakukan pembebasan lahan yang tidak mudah apalagi di lingkungan padat penduduk seperi kota-kota besar. Berbeda dengan di Unit Emirat Arab yang memberikan lahan gratis untuk investor dalam mengembangkan potensi energi terbarukan.

.

 

4.      Kesimpulan

            Dari penjelasan materi pengelolaan sumber daya alam diatas dapat disimpulkan Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang muncul secara alamiyang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponenbiotik,seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme saja, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.

Sumber daya alam memiliki banyak macamnya, diantaranya sumber daya tumbuhan, sumber daya hewan dan sumber daya barang tambang. Tumbuhan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia adalah tumbuhan hasil hutan serta hasil pertanian dan perkebunan. Sumber daya barang tambang dikelompokkan menjadi barang tambang mineral dan barang tambang bukan mineral.

Bahan baku adalah bahan untuk diolah melalui proses produksi menjadi bahan jadi, bahan baku dapat berasal dari tumbuhan, hewan dan barang tambang. Beberapa cara pengambilan sumber daya alam dengan cara yang tidak bijaksana diantaranya penebangan hutan secara liar, penangkapan ikan dengan menggunakan bom, racun, listrik atau pukat harimau dan pengerukan bahan tambang secara tidak terkendali. Pengambilan sumber daya alam harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar