Kamis, 08 Oktober 2020

CONTOH PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

JUDUL PROGRAM

 

ProSkill Mulmedia (Solusi meningkatkan kualitas lulusan SMK jurusan Multimedia siap bersaing pada dunia kerja)

 

BIDANG KEGIATAN

 

PKM-GAGASAN TERTULIS

 

Diusulkan oleh :

 

Arya Dwi Mahendra             19042010178 / 2019

Aurel Salsabillah                   19042010163 / 2019

Tamara Lisna Puspitaloka     19042010156 / 2019

 



UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN

JAWA TIMUR

 

2020




 


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1    Latar Belakang

Pendidikan merupakan sektor yang menentukan kualitas suatu bangsa. Kegagalan pendidikan berimplikasi pada gagalnya suatu bangsa, keberhasilan Pendidikan juga secara otomatis membawa keberhasilan sebuah bangsa. Pada dunia pendidikan, hendaknya memperhatikan unsur pendidikan, yang diantaranya: peserta didik, pendidik, software, manajemen, sarana dan prasarana dan stake holder. Aset yang diperlukan dalam pendidikan adalah sumber daya manusia yang bekualitas. Sumber daya yang berkualitas dapat berupa dari siswa, masyarakat, maupun dari pendidik. Tujuan dari pendidikan yang diharapkan adalah menciptakan out come pendidikan yang berkualitas sesuai dengan harapan  dariberbagai pihak. Namun khususnya sekolah menengah kejuruan tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK tiap tahunya selalu meningkat, penyebabnya mulai dari daya serap industri yang tidak seimbang dengan jumlah lulusan SMK hingga guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya. Setiap tahun pertambahan angka pengangguran terus meningkat, TPT lulusan SMK mencapai 8,92 persen, TPT sendiri menjadi indikator yang bisa digunakan untuk menunjukkan tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak diserap oleh pasar.

Menurut Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan  Muhadjir Effendy memaparkan penyebab dari banyaknya pengangguran yang berasal dari lulusan SMK adalah mulai dari daya serap industry yang tidak seimbang dengan jumlah lulusan SMK, hingga guru yang tidak menguasai bidang ajarannya. Hal ini menyebabkan para lulusan SMK tidak memiliki rasa percaya diri karena banyaknya persaingan untuk masuk ke dunia kerja dengan lulusan D3, D4, S1 dan lain-lain sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan keahliannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Gagasan ini dinamakan ProSkill Mulmedia : Solusi meningkatkan kualitas lulusan SMK jurusan Multimedia siap bersaing pada dunia kerja . Diharapkan gagasan ini dapat membantu para lulusan SMK untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian untuk siap masuk ke dunia kerja dan menjauhkan diri dari pengangguran. Selain itu, gagasan ini dapat memberikan feedback positif terhadap perekonomian dengan berkurangnya pengangguran dan bertambahnya orang-orang yang bekerja sehingga pendapatan negara pun juga akan terdorong untuk terus meningkat seiring berkurangnya pengangguran.

 

 

 

1.2  Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai dalam gagasan ini adalah :

1.2.1 Membantu para lulusan SMK agar lebih  termotivasi dan siap dalam dunia kerja dengan kualitas skill terbaik

1.2.2 Merancang sebuah platform digital yang mudah diakses oleh kalangan umum

1.3 Manfaat

1.3.1 Memberikan solusi terhadap para lulusan SMK yang bimbang atau tidak percaya diri untuk memasuki dunia kerja dengan skill yang tidak kalah dengan lulusan lainnya.

1.3.2 Memberikan pemahaman tentang platform digital yang dirancang untuk membantu para lulusan SMK agar lebih siap dan percaya diri memasuki dunia kerja.

BAB 2

GAGASAN

2.1    Kondisi Kekinian

Perkembangan pada dunia Pendidikan di Indonesia masih begitu miris dan menyedihkan banyak hal yang harus diperbaiki , khususnya Pendidikan kejuruan. Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 mencatat tingkat pengangguran terbuka tertinggi berdasarkan pendidikan, masih berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni sebesar 11,24%.  Tingkat pengangguran terendah sebesar 2,43% berasal dari penduduk berpendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah. Salah satu yang menjadi kelemahan Pendidikan kejuruan di Indonesia adalah fasilitas yang masih belum merata kesemua wilayah di Indonesia . Memang tidak mudah untuk memberikan fasilitas yang memadai untuk lebih dari 17ribu penduduk Indonesia terutama didaerah daerah pelosok, tetapi setidaknya pendidikan di Indonesia harus memiliki fasilitas yang cukup untuk menunjang kualitas pendidikan  kejuruan agar lulusan yang dihasilkan berkompeten dan siap memasuki dunia kerja . Menurut Presiden negara republik Indonesia, sistem pendidikan di Indonesia harus dirombak dan jangan terjebak pada rutinitas harian. Selain itu juga menurutnya problem pendidikan di Indonesia disebabkan geografi Indonesia yang terdiri dari puluhan ribu pulau. “Problem besar kita, adalah geografi kita yang berpulau-pulau, 17.000 Pulau. Tidak mudah menjangkau dari pusat ke daerah, terutama yang berkaitan dengan pendidikan,” kata Presiden dikutip dari setkab, Senin (30/10/2017).

Untuk itu, Presiden sependapat, bahwa salah satu hal yang paling cepat sebetulnya yang dipakai adalah memperbaiki aplikasi, dengan aplikasi sistem.

2.2    Solusi yang pernah ditawarkan

1)    Penerapan PSG (Pendidikan Sistem Ganda) di SMK

Dengan PSG yang perancangan kurikulum, proses pembelajaran, dan penyelenggaraan evaluasinya didesain dan dilaksanakan bersama-sama antara pihak sekolah dan industry, diharapkan dapat dihasilkan lulusan SMK yang mumpuni. Siswa-siswa tidak hanya dibekali pengetahuan-pengetahuan dasar tentang dunia industry, tetapi langsung bersentuhan dengan pengalaman kemampuan praktik di dunia kerja nyata.

 

2)    Peningkatan mutu SMK

Sertifikasi bahasa Inggris TOEFL dan TOEIC, agar siswa lebih bisa dalam menguasai bahasa Inggris. Pengembangan SMK bertaraf internasional sehingga mutu nya bisa lebih meningkat. Adanya besiswa prestasi bagi siswa siswa berprestasi yang kurang mampu

2.3     Gagasan yang diajukan

1)      Membuat platform pelatihan online (ProSkill Mulmedia).

Dengan adanya sebuah platform pelatihan online (ProSkill Mulmedia) diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK jurusan Multimedia  dan siap bersaing pada dunia kerja.

2.4  Pihak-pihak yang membantu mengimplementasikan.

1.      Perusahaan dalam ruang lingkup Multimedia

Peran utama perusahaan terkait kelancaran dalam sebuah platform online (ProSkill Multimedia) membantu dalam upaya peningkatan kualitas lulusan SMK jurusan Multimedia dan siap bersaing pada dunia kerja.

2.5 Langkah-langkah strategis untuk mengimplementasikan

Tahap 1: Memberitahukan ide gagasan kepada perusahaan dalam ruang lingkup Multimedia agar dapat membantu dalam kelancaran dalam sebuah platform online (ProSkill Multimedia)

Tahap 2: Mengembangkan kerja sama dan agenda transisi, karena kompleksnya  masalah   yang   akan  dihadapi   dalam pengerjaan gagasan ini, maka diperlukan kerja sama yang baik antara pihak-pihak yang berkemampuan menyelesaikannya. Kerja sama yang dimaksud dapat berupa konsultasi, kerja sama pengerjaan proyek maupun penyampaian informasi.

Tahap 3: Menggerakkan pihak-pihak yang terlibat dan melaksanakan gagasan ini.

Tahap 4: Evaluasi,   monitoring   dan   pembelajaran.   Kesulitan   dan pengalaman yang ada dalam menciptakan dan penggunaan ini agar menjadi pembelajaran dari model atau sistemnya untuk kedepannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 3

KESIMPULAN

3.1 Gagasan yang diajukan

ProSkill Multimedia merupakan inovasi pada peningkatan mutu kualitas siswa SMK jurusan Multimedia berbasis pltatform pelatihan online agar proses pembelajaran siswa SMK lebih matang dalam menghadapi dunia kerja. Modifikasi yang akan dilakukan pada sistem pembelajaran ini antara lain dengan menambahkan pelatihan-pelatihan dengan permasalahan ekonomi seperti era sekarang yang bermaksud untuk memberikan skill kepada setiap siswa atas permasalahan ekonomi seperti yang dihadapi sekarang, sehingga siswa lebih mudah untuk mencari peluang usaha di dunia kerja.

3.2 Teknik Implementasi

Perancangan konseptual ini memerlukan kesinergisan antar pihak yang dapat mewujudkan ProSkill Multimedia yang efisien dengan sistem pelatihan secara digital, serta mengurangi angka tingkat pengangguran khususnya pada lulusan SMK. Kementrian Pendidikan berperan sebagai pihak yang berwenang dalam pelaksanaan kebijakan di bidang Pendidikan khususnya Sekolah Menengah Kejuruan yaitu Multimedia dalam mengimplementasikan gagasan diatas.

3.3 Prediksi Hasil

Apabila gagasan dapat diimplementasikan maka diprediksi bahwa gagasan dapat :

1. Menurunkan presentase angka tingkat pengangguran khususnya lulusan SMK.

2. Mengurangi biaya pelatihan tambahan, karena dalam ProSkill Multimedia ini bisa didapatkan setiap siswa lulusan SMK.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 4

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 1. Biodata KetuadanAnggota, Biodata DosenPembimbing

 

A.   Biodata Ketua

a.    Identitas Diri

1

Nama Lengkap


2

Jenis Kelamin


3

Program Studi


4

NPM


5

Tempat dan Tanggal Lahir


6

E-mail


7

Nomor Telepon / HP


 

b.    Riwayart Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi




Jurusan

 

 


Tahun Masuk - Lulus




 

c.    Pemakalah Seminar Nasional

No

Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar

Judul Artikel / Ilmiah

Waktu dan Tempat

1

 

 

 

2

 

 

 

 

d.    Penghargaan 10 tahun terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau institusi)

No

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

 

 

 

2

 

 

 

3

 

 

 

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan

 

Surabaya, 25 Juni 2020

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar