PROPOSAL PROGRAM
KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
BIDANG KEGIATAN
PKM-GAGASAN
TERTULIS
Diusulkan oleh :
Arya Dwi Mahendra 19042010178 / 2019
Aurel Salsabillah 19042010163 / 2019
Tamara Lisna Puspitaloka 19042010156 / 2019
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN
NASIONAL VETERAN
JAWA TIMUR
2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan merupakan sektor
yang menentukan kualitas suatu bangsa. Kegagalan pendidikan berimplikasi pada
gagalnya suatu bangsa, keberhasilan Pendidikan juga secara otomatis membawa
keberhasilan sebuah bangsa. Pada dunia pendidikan, hendaknya memperhatikan
unsur pendidikan, yang diantaranya: peserta didik, pendidik, software,
manajemen, sarana dan prasarana dan stake holder. Aset yang diperlukan dalam
pendidikan adalah sumber daya manusia yang bekualitas. Sumber daya yang
berkualitas dapat berupa dari siswa, masyarakat, maupun dari pendidik. Tujuan
dari pendidikan yang diharapkan adalah menciptakan out come pendidikan yang
berkualitas sesuai dengan harapan
dariberbagai pihak. Namun khususnya sekolah menengah kejuruan tingkat
pengangguran di kalangan lulusan SMK tiap tahunya selalu meningkat, penyebabnya
mulai dari daya serap industri yang tidak seimbang dengan jumlah lulusan SMK
hingga guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya. Setiap tahun
pertambahan angka pengangguran terus meningkat, TPT lulusan SMK mencapai 8,92
persen, TPT sendiri menjadi indikator yang bisa digunakan untuk menunjukkan
tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak diserap oleh pasar.
Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memaparkan penyebab dari
banyaknya pengangguran yang berasal dari lulusan SMK adalah mulai dari daya
serap industry yang tidak seimbang dengan jumlah lulusan SMK, hingga guru yang
tidak menguasai bidang ajarannya. Hal ini menyebabkan para lulusan SMK tidak
memiliki rasa percaya diri karena banyaknya persaingan untuk masuk ke dunia
kerja dengan lulusan D3, D4, S1 dan lain-lain sehingga memutuskan untuk tidak
melanjutkan keahliannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Gagasan ini
dinamakan ProSkill Mulmedia : Solusi meningkatkan kualitas lulusan SMK jurusan
Multimedia siap bersaing pada dunia kerja . Diharapkan gagasan ini dapat membantu
para lulusan SMK untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian untuk siap
masuk ke dunia kerja dan menjauhkan diri dari pengangguran. Selain itu, gagasan
ini dapat memberikan feedback positif terhadap perekonomian dengan berkurangnya
pengangguran dan bertambahnya orang-orang yang bekerja sehingga pendapatan
negara pun juga akan terdorong untuk terus meningkat seiring berkurangnya
pengangguran.
1.2 Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai
dalam gagasan ini adalah :
1.2.1 Membantu para lulusan
SMK agar lebih termotivasi dan siap
dalam dunia kerja dengan kualitas skill terbaik
1.2.2 Merancang sebuah
platform digital yang mudah diakses oleh kalangan umum
1.3 Manfaat
1.3.1 Memberikan solusi
terhadap para lulusan SMK yang bimbang atau tidak percaya diri untuk memasuki
dunia kerja dengan skill yang tidak kalah dengan lulusan lainnya.
1.3.2 Memberikan pemahaman
tentang platform digital yang dirancang untuk membantu para lulusan SMK agar
lebih siap dan percaya diri memasuki dunia kerja.
BAB 2
GAGASAN
2.1
Kondisi Kekinian
Perkembangan
pada dunia Pendidikan di Indonesia masih begitu miris dan menyedihkan banyak
hal yang harus diperbaiki , khususnya Pendidikan kejuruan. Seperti diberitakan
sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 mencatat tingkat
pengangguran terbuka tertinggi berdasarkan pendidikan, masih berasal dari
lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni sebesar 11,24%. Tingkat pengangguran terendah sebesar 2,43%
berasal dari penduduk berpendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah. Salah satu
yang menjadi kelemahan Pendidikan kejuruan di Indonesia adalah fasilitas yang
masih belum merata kesemua wilayah di Indonesia . Memang tidak mudah untuk
memberikan fasilitas yang memadai untuk lebih dari 17ribu penduduk Indonesia
terutama didaerah daerah pelosok, tetapi setidaknya pendidikan di Indonesia
harus memiliki fasilitas yang cukup untuk menunjang kualitas pendidikan kejuruan agar lulusan yang dihasilkan
berkompeten dan siap memasuki dunia kerja . Menurut
Presiden negara republik Indonesia, sistem pendidikan di Indonesia harus
dirombak dan jangan terjebak pada rutinitas harian. Selain itu juga menurutnya
problem pendidikan di Indonesia disebabkan geografi Indonesia yang terdiri dari
puluhan ribu pulau. “Problem besar kita, adalah geografi kita yang
berpulau-pulau, 17.000 Pulau. Tidak mudah menjangkau dari pusat ke daerah,
terutama yang berkaitan dengan pendidikan,” kata Presiden dikutip dari setkab,
Senin (30/10/2017).
Untuk itu,
Presiden sependapat, bahwa salah satu hal yang paling cepat sebetulnya yang
dipakai adalah memperbaiki aplikasi, dengan aplikasi sistem.
2.2 Solusi yang
pernah ditawarkan
1) Penerapan PSG
(Pendidikan Sistem Ganda) di SMK
Dengan PSG
yang perancangan kurikulum, proses pembelajaran, dan penyelenggaraan evaluasinya
didesain dan dilaksanakan bersama-sama antara pihak sekolah dan industry,
diharapkan dapat dihasilkan lulusan SMK yang mumpuni. Siswa-siswa tidak hanya
dibekali pengetahuan-pengetahuan dasar tentang dunia industry, tetapi langsung
bersentuhan dengan pengalaman kemampuan praktik di dunia kerja nyata.
2) Peningkatan
mutu SMK
Sertifikasi
bahasa Inggris TOEFL dan TOEIC, agar siswa lebih bisa dalam menguasai bahasa
Inggris. Pengembangan SMK bertaraf internasional sehingga mutu nya bisa lebih
meningkat. Adanya besiswa prestasi bagi siswa siswa berprestasi yang kurang
mampu
2.3 Gagasan yang
diajukan
1)
Membuat platform
pelatihan online (ProSkill
Mulmedia).
Dengan adanya sebuah platform pelatihan online (ProSkill Mulmedia) diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK jurusan
Multimedia dan siap bersaing pada dunia kerja.
2.4 Pihak-pihak yang membantu
mengimplementasikan.
1.
Perusahaan dalam ruang
lingkup Multimedia
Peran utama perusahaan terkait kelancaran dalam sebuah platform online (ProSkill
Multimedia) membantu dalam upaya peningkatan kualitas lulusan SMK jurusan
Multimedia dan siap bersaing pada dunia kerja.
2.5 Langkah-langkah strategis untuk mengimplementasikan
Tahap 1: Memberitahukan ide gagasan kepada perusahaan dalam ruang lingkup
Multimedia agar dapat membantu dalam kelancaran dalam sebuah platform online
(ProSkill Multimedia)
Tahap 2: Mengembangkan kerja sama dan agenda transisi, karena
kompleksnya masalah yang
akan dihadapi dalam pengerjaan gagasan ini, maka diperlukan
kerja sama yang baik antara pihak-pihak yang berkemampuan menyelesaikannya.
Kerja sama yang dimaksud dapat berupa konsultasi, kerja sama pengerjaan proyek
maupun penyampaian informasi.
Tahap 3: Menggerakkan pihak-pihak yang terlibat dan melaksanakan gagasan
ini.
Tahap 4: Evaluasi, monitoring dan
pembelajaran. Kesulitan dan pengalaman yang ada dalam menciptakan
dan penggunaan ini agar menjadi pembelajaran dari model atau sistemnya untuk
kedepannya.
BAB 3
KESIMPULAN
3.1 Gagasan yang diajukan
ProSkill Multimedia merupakan inovasi pada peningkatan
mutu kualitas siswa SMK jurusan Multimedia berbasis pltatform
pelatihan online agar proses pembelajaran siswa SMK lebih matang dalam
menghadapi dunia kerja. Modifikasi yang akan dilakukan pada sistem pembelajaran
ini antara lain dengan menambahkan pelatihan-pelatihan dengan permasalahan
ekonomi seperti era sekarang yang bermaksud untuk memberikan skill kepada
setiap siswa atas permasalahan ekonomi seperti yang dihadapi sekarang, sehingga
siswa lebih mudah untuk mencari peluang usaha di dunia kerja.
3.2 Teknik Implementasi
Perancangan konseptual ini
memerlukan kesinergisan antar pihak yang dapat mewujudkan ProSkill Multimedia yang efisien
dengan sistem pelatihan secara digital, serta mengurangi angka
tingkat pengangguran khususnya pada lulusan SMK. Kementrian Pendidikan berperan sebagai pihak yang
berwenang dalam pelaksanaan kebijakan di bidang Pendidikan khususnya Sekolah
Menengah Kejuruan yaitu Multimedia dalam mengimplementasikan gagasan diatas.
3.3 Prediksi Hasil
Apabila gagasan dapat
diimplementasikan maka diprediksi bahwa gagasan dapat :
1. Menurunkan
presentase angka tingkat pengangguran khususnya lulusan SMK.
2. Mengurangi biaya pelatihan
tambahan, karena dalam ProSkill Multimedia ini bisa didapatkan setiap siswa
lulusan SMK.
BAB 4
DAFTAR PUSTAKA
Lampiran 1.
Biodata KetuadanAnggota, Biodata DosenPembimbing
A. Biodata Ketua
a.
Identitas Diri
|
1 |
Nama Lengkap |
|
|
2 |
Jenis Kelamin |
|
|
3 |
Program Studi |
|
|
4 |
NPM |
|
|
5 |
Tempat dan
Tanggal Lahir |
|
|
6 |
E-mail |
|
|
7 |
Nomor Telepon /
HP |
|
b.
Riwayart Pendidikan
|
|
SD |
SMP |
SMA |
|
Nama Institusi |
|
|
|
|
Jurusan |
|
|
|
|
Tahun Masuk - Lulus |
|
|
|
c.
Pemakalah Seminar Nasional
|
No |
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar |
Judul Artikel / Ilmiah |
Waktu dan Tempat |
|
1 |
|
|
|
|
2 |
|
|
|
d.
Penghargaan 10 tahun terakhir
(dari Pemerintah, asosiasi atau institusi)
|
No |
Jenis Penghargaan |
Institusi Pemberi Penghargaan |
Tahun |
|
1 |
|
|
|
|
2 |
|
|
|
|
3 |
|
|
|
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan
Surabaya, 25 Juni 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar